Chasing Coral Resume

Nama : Wina Octaviana Siagian
Kelas : X IPA 3
SMAN 11 DEPOK

Disini saya akan menjelaskan apa informasi yang saya dapatkan dari film CHASING CORAL.

Terdapat beberapa kawasan yang saya dapatkan, kawasan pertama yaitu di Florida Keys. terdapat sekelompok orang yang sedang melakukan penelitian batu karang di bawah laut, dan pada saat mereka melakukan penelusuran, mereka menemukan sebongkah batu karang tanduk rusa yang sudah mati dan tidak ada kehidupan didalamnya. Pada tahun 1971 batu karang itu masih terdapat kehidupan, ini lah yang membuat para penyelam itu terkejut. Penyelam tersebut menyampaikan, kita telah kehilangan 80-90% koral di Florida, jadi tercatat kita telah kehilangan 50% koral di Dunia.

Lalu pada kawasan ke 2, yaitu di Semenanjung Discovery,Jamaika. Pada tahun 1976 batu karang tersebut nampak pada foto yang diberikan oleh seorang ilmuwan masih memiliki kehidupan didalamnya, tetapi saat ini itu semua sudah tiada, banyak ilmuwan yang merasa sedih akan hal itu.

Lanjut kawasan ke 3, yaitu di Samoa Amerika tepatnya di Karang Bandara, pada saat mereka melakukan penyelaman untuk mengambil gambar, mereka terkejut melihat hamparan luas batu karang yang telah mati dan berubah warna menjadi warna putih. Ini seperti sebuah ancaman terhadap terumbu karang di seluruh dunia. Setelah diketahui penyebabnya salah satu penyebabnya yaitu suhu pada air laut, diperkirakan ini terjadi dikarenakan pemanasan Global atau biasa disebut Globar Warming.

Kawasan yang terakhir yaitu di Pulau Lizard. Pada saat mereka melakukan penyelaman, suhu air terasa sangat hangat kurang lebih diperkirakan 35°C, dan mereka menemukan beberapa sampah dipermukaan air, mereka merasa sedih akan hal itu, masih banyak manusia yang tidak peduli akan kesehatan air.

Itulah beberapa kawasan yang mereka kunjungi, dari cerita ini kita seperti mendapat ancaman akan terumbu karang, karena sudah terlalu banyak terumbu karang yang telah punah. 

Kita harus sama sama menjaga dan melestarikan terumbu karang, karena kalau kita tidak peduli itu sangat berdampak pada ekosistem laut. 

Kurangi efek rumah kaca, karena dapat menyebabkan kenaikan suhu yang sangat berpengaruh pada suhu dilaut dan dapat mengakibatkan kerusakan pada terumbu karang, dan jangan membuang sampah diperairan.

AYO SAMA SAMA KITA MENJAGA DAN MERAWAT BUMI KITA 

Sekian penjelasan dari saya, Terimakasih :)


Komentar